Karena
engkau Istimewa…
![]() |
Jika sebagian dari kita merasa tak memiliki cantik
fisik atau tak dinilai cantik dalam pandangan manusia. Bukan berarti dunia kita
menjadi suram. Hari-hari kita menjadi buram. Ah, seberapa pentingkah penilaian
manusia kita maknai jika bandingannya dengan penilaian Allah swt? Bukan berarti
kemudian tak boleh mempercantik diri dengan produk-produk kecantikan, tapi kita
coba lihat kembali masalahnya agar tak salah mengambil sikap. Jangan sampai
justru keinginan kita menjadi cantik hanya nafsu sesaat yang dilakukan dengan
cara mengabaiakan apa yang disukaiNya dan apa yang tidak disukaiNya. Kemudian
tanpa kita sadari keinginan itu berubah menjadi obsesi dan menjadikan kita
kufur nikmat.
Jika tujuan mempercantik diri hanya untuk membuat yang
lain tertarik. Yakinlah kita sedang bermain pada wilayah kesemuan dan tak kan pernah
mendapati ketulusan. Kemudian, Allah swt sang pemilik hati, mencabut ketenangan
hati dengan ketidakjujuran yang dilakukan kepada diri sendiri. Akan kah seperti
itu? Kita lebih mengejar dan lebih memperhatikan kecantikan fisik yang semu,
sementara dan relatif dinilai itu, berada dalam lingkungan yang hanya melihat
kecantikan fisik kita, memaknai kita hanya sebatas bentuk materi semata.
Sementara pada sisi yang lain, ada kecantikan hakiki
tak lekang zaman, yang predikat kecantikannya bisa dimiliki oleh siapapun.
Kecantikan ini dimulai pembentukannya dari hati, berbahan dasar akhlak dan
keyakinan (iman). Kecantikan asli yang tak memerlukan kamuflase apapun. Tak
perlu dengan kecantikan menarik perhatian dan tebar pesona. Karena ia memiliki
daya magnet bernama ketulusan. Cukup menjadi keyakinan, bahwa dengan kecantikan
ini, akan mendatangkan kecintaanNya, yang kemudian diikuti oleh kecintaan
seluruh penduduk bumi dan penduduk langit.
Kemudian, Allah swt menggelarinya dengan sebutan
wanita shalihah, sebagai perhiasan terindah dunia. Yang pancaran kecantikannya
dari hati, dan menjadi penilaian yang tidak relatif dalam pandangan siapapun.
Sebab, kecantikan menurutNya adalah kecantikan dengan penilaian mutlak dan
tolak ukur yang jelas. Dan sekali lagi, inilah cantik yang sesungguhnya, cantik
yang tidak relatif. Cantik dari hati^^


0 komentar:
Posting Komentar