Kamis, 01 November 2012


Karena engkau Istimewa…


Jika sebagian dari kita merasa tak memiliki cantik fisik atau tak dinilai cantik dalam pandangan manusia. Bukan berarti dunia kita menjadi suram. Hari-hari kita menjadi buram. Ah, seberapa pentingkah penilaian manusia kita maknai jika bandingannya dengan penilaian Allah swt? Bukan berarti kemudian tak boleh mempercantik diri dengan produk-produk kecantikan, tapi kita coba lihat kembali masalahnya agar tak salah mengambil sikap. Jangan sampai justru keinginan kita menjadi cantik hanya nafsu sesaat yang dilakukan dengan cara mengabaiakan apa yang disukaiNya dan apa yang tidak disukaiNya. Kemudian tanpa kita sadari keinginan itu berubah menjadi obsesi dan menjadikan kita kufur nikmat.
Jika tujuan mempercantik diri hanya untuk membuat yang lain tertarik. Yakinlah kita sedang bermain pada wilayah kesemuan dan tak kan pernah mendapati ketulusan. Kemudian, Allah swt sang pemilik hati, mencabut ketenangan hati dengan ketidakjujuran yang dilakukan kepada diri sendiri. Akan kah seperti itu? Kita lebih mengejar dan lebih memperhatikan kecantikan fisik yang semu, sementara dan relatif dinilai itu, berada dalam lingkungan yang hanya melihat kecantikan fisik kita, memaknai kita hanya sebatas bentuk materi semata.
Sementara pada sisi yang lain, ada kecantikan hakiki tak lekang zaman, yang predikat kecantikannya bisa dimiliki oleh siapapun. Kecantikan ini dimulai pembentukannya dari hati, berbahan dasar akhlak dan keyakinan (iman). Kecantikan asli yang tak memerlukan kamuflase apapun. Tak perlu dengan kecantikan menarik perhatian dan tebar pesona. Karena ia memiliki daya magnet bernama ketulusan. Cukup menjadi keyakinan, bahwa dengan kecantikan ini, akan mendatangkan kecintaanNya, yang kemudian diikuti oleh kecintaan seluruh penduduk bumi dan penduduk langit.
Kemudian, Allah swt menggelarinya dengan sebutan wanita shalihah, sebagai perhiasan terindah dunia. Yang pancaran kecantikannya dari hati, dan menjadi penilaian yang tidak relatif dalam pandangan siapapun. Sebab, kecantikan menurutNya adalah kecantikan dengan penilaian mutlak dan tolak ukur yang jelas. Dan sekali lagi, inilah cantik yang sesungguhnya, cantik yang tidak relatif. Cantik dari hati^^

0 komentar:

Posting Komentar